Inilah 10 Pembalap Termuda yang akan Berlaga di MotoGP 2025


Siapa yang sudah menunggu balapan MotoGP musim 2025? Yuk, simak artikel ini.


Kalender MotoGP 2025 dari akun resmi MotoGP
                                                                (instagram.com/motogp)

Gelaran MotoGP musim 2024 sudah berakhir pada 17 November lalu. Pada musim 2025 ini di kelas utama MotoGP akan ada wajah-wajah baru. Ada 3 pembalap yang naik kelas dari Moto2 ke MotoGP.

Kehadiran 3 pembalap muda dari Moto2 tersebut semakin menambah taburan generasi Z di kelas MotoGP. Menilik jadwal yang sudah dipublikasikan di akun resmi MotoGP, musim 2025 akan dimulai pada 28 Februari 2025. Bisa diprediksi MotoGP 2025 akan penuh keseruan. Talenta muda akan bersaing dengan pembalap yang sudah lebih dulu terjun ke kelas utama MotoGP seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan pembalap senior lainnya.

Inilah 10 pembalap termuda di MotoGP 2025 nanti. Muda, ganteng, dan berprestasi. Siapa aja mereka?  Yuk, simak!

1. Fermín Aldeguer (19 tahun) yang Baru Naik Kelas

Fermín Aldeguer (instagram.com/gresiniracing)

Pembalap bernama lengkap Fermín Aldeguer Mengual ini sudah menandatangi kontrak dengan Ducati sejak pertengahan musim 2024. Nantinya dia kan bertandem dengan Alex Marquez di tim Gresini Racing.

Pembalap Spanyol kelahiran 5 April 2005 ini memiliki prestasi yang cukup mengagumkan. Di akhir musim 2024 kemarin Fermín Aldeguer menempati posisi klasemen ke-5 dengan total poin 182. Dia juga mendapatkan 3 kemenangan di sepanjang musim.

Wah, pantas, ya, Ducati langsung gercep ngajak Fermín Aldeguer tanda tangan kontrak.

2. Pedro Acosta (20 tahun) yang akan Menjadi Tandem Binder di KTM

Pedro Acosta (instagram.com/37pedroacosta)

Pedro Acosta menjadi pembalap termuda di kelas utama MotoGP 2024. Namun, di MotoGP 2025 posisinya tergeser oleh Fermín Aldeguer. Saat ini Acosta berusia 20 tahun lebih 8 bulan. Pembalap ini akan berusia 21 tahun pada 25 Mei nanti. Pembalap berkebangsaan Spanyol ini mengalahkan rekor usia Marc Marquez saat bergabung ke kelas premier, lho.

Tidak hanya menjadi pembalap termuda kedua, Acosta juga menjadi pembalap yang berprestasi. Kemarin Acosta menduduki posisi 6 klasemen MotoGP 2024 dengan perolehan poin 215.

Benaran definisi muda, tampan, dan berprestasi, ya.

3. Ai Ogura (24 tahun) Sang Juara Dunia Moto2 yang Baru Bergabung dengan Trackhouse Racing

Ai Ogura (instagram.com/trackhousemotogp)

Ai Ogura menjadi satu-satunya pembalap dari Asia Timur di MotoGP 2025. Negara Jepang yang awalnya diwakili oleh Takaaki Nakagami sekarang tongkat estafetnya dipegang oleh Ai Ogura. Sang juara dunia Moto2 2024 itu akan membalap di tim Trackhouse Racing bersama Raúl Fernández.

Ogura digadang-gadang akan menjadi pembalap yang akan bersaing di row terdepan bersama pembalap berprestasi lainnya. Kita tunggu penampilan pembalap yang lahir pada 26 Januari 2001 ini di akhir Februari nanti, ya.

4. Raúl Fernández (24 tahun) yang Kembali Mengaspal Bersama Trackhouse Racing

Raúl Fernández (instagram.com/trackhousemotogp)

Pembalap kelahiran 23 Oktober 2000 ini menjadi pembalap termuda selama 2 musim sebelum Pedro Acosta naik kelas dan kini menjadi yang ke-4. Raúl Fernández termasuk pembalap yang memiliki wajah rupawan. Kendati belum pernah masuk ke klasemen 10 besar teratas, tapi dia bukan pembalap dengan nilai terendah.

Kakak dari Adrian Fernández, pembalap Moto3, ini masih akan berlaga bersama Trackhouse Racing di musim 2025. Jika performanya buruk bukankah tidak mungkin kontraknya diperpanjang?

5. Fabio Quartararo (25 tahun) yang Masih Bersama Yamaha Racing Team

Fabio Quartararo (instagram.com/fabioquartararo20)

Sang peraih gelar juara dunia MotoGP musim 2021 menjadi pembalap termuda ke-5. Nama Fabio Quartararo berada di posisi 6 sebagai pembalap dengan gelar juara dunia termuda di MotoGP sepanjang sejarah. Ia mengalahkan rekor usia Valentino Rossi. Umurnya saat itu adalah 22 tahun lebih 187 hari.

Pembalap dari Prancis ini sempat viral saat MotoGP Indonesia digelar berturut-turut, lho. Pasalnya, lelaki berwajah baby face ini pernah membelikan es krim dan memberi uang anak-anak yang ditemuinya di Mandalika. Quartararo memang pembalap yang terlihat selalu humble pada siapa pun.

Pada musim 2025 ini Quartararo tetap akan membela tim pabrikan Yamaha. Quartararo masih akan satu tim dengan Alex Rins. Mari kita lihat ada gebrakan apa dari Yamaha di MotoGP musim 2025 ini.

6. Somkiat Chantra (26 tahun) yang Menggantikan Posisi Nakagami di LCR Honda

Somkiat Chantra (instagram.com/lcr.team)

Pembalap dari Thailand ini adalah satu-satunya pembalap yang menjadi wakil Asia Tenggara di kelas utama MotoGP 2025. Ia menjadi pembalap Thailand pertama yang berkiprah di gelaran utama MotoGP. Pembalap kelahiran 15 Desember 1998 ini menggantikan posisi Takaaki Nakagami yang pensiun di akhir musim 2024 kemarin.

Chantra akan membalap dengan motor LCR Honda bersama Johan Zarco, pembalap berkebangsaan Prancis. Pembalap dengan nomor 35 ini telah mencatatkan diri di posisi 12 klasemen Moto2 musim 2024 dengan total poin 104.

Eits, jangan meremehkan dulu! Di musim sebelumnya Chantra selalu tampil impresif dan beberapa kali meraih kemenangan. Chantra adalah salah satu pembalap yang ditunggu penampilannya oleh pecinta MotoGP.

7. Marco Bezzecchi (26 tahun) yang Memutuskan Meninggalkan Tim Valentino Rossi

Marco Bezzecchi (instagram.com/Aprilia)

Marco Bezzecchi merupakan murid dari legenda hidup MotoGP, yaitu Valentino Rossi. Pembalap kelahiran 12 November 1998 ini kerap dimiripkan dengan mendiang Marco Simoncelli. Mungkin karena keduanya sama-sama dari Italia dan memiliki rambut kribo.

Bezzecchi meraih gelar Rookie of The Year MotoGP 2022 dan selalu tampil impresif di setiap musim. Pembalap jebolan VR46 Academy ini memutuskan akan membela tim pabrikan Aprilia di musim 2025.

Kalau mau tahu lebih lanjut tentang Bezzecchi silakan ikuti media sosialnya, ya, Temans!

8. Fabio Di Giannantonio (26 tahun) Si Pembalap Berprestasi yang Tak Terlihat

Fabio Di Giannantonio (instagram.com/vr46racingteam)

Fabio Di Giannantonio yang kerap disapa Diggia berusia 26 tahun sekarang. Diggia membela tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team bersama Bezzecchi di musim 2024. Di musim 2025 ini Diggia masih akan mengaspal dengan tim bentukan Valentino Rossi itu. Bedanya, dia akan bertandem dengan Franco Morbidelli.

Nama Diggia mungkin jarang dielu-elukan oleh fans MotoGP karena belum pernah bergelar juara dunia, tapi prestasinya tidak patut dipandang sebelah mata. Pembalap bernomor 49 ini konsisten masuk 10 besar teratas klasemen MotoGP 2024.

9. Jorge Martin (27 tahun) Sang Juara MotoGP 2024

Jorge Martin (instagram.com/Aprilia)

Pembalap yang memiliki nama lengkap Jorge Martin Almoguera lahir pada 20 Januari 1998. Di musim 2024 Martin kembali berebut gelar juara dunia dengan Francesco Bagnaia seperti musim 2023. Di akhir musim 2024 Martin yang menjadi juara dunia kelas MotoGP.

Di musim 2025 ini Martin resmi berpindah ke Aprilia Racing Team dan akan bertandem dengan Marco Bezzecchi. Martin akan menggunakan nomor 1 untuk motornya. Penampakan motornya sudah diluncurkan pada 16 Januari 2025 lalu.

Pembalap berjuluk Martinator ini sudah memiliki tambatan hati, lho. Pacar Martin kerap datang untuk menemani pembalap asal Spanyol ini bertanding. Kalau kamu ngintipin media sosialnya Martin dijamin baper, Guys!

10. Enea Bastianini (27 tahun) Pembalap yang Terbuang Ducati

Enea Bastianini (instagram.com/bestia23)

Enea Bastianini bukan pembalap baru di kelas utama MotoGP. Ia bergabung ke kelas utama MotoGP sejak musim 2021. Namun, Bastianini masih tergolong pembalap termuda. Pria berkebangsaan Italia ini lahir di akhir tahun 1997.

Prestasi pembalap bernomor 23 ini tidak bisa disepelekan. La Bestia termasuk pembalap yang kompetitif. Sayangnya, Ducati melepas Bastianini. Di musim 2025 ini Bastianini akan berlaga dengan tim KTM Tech3 bersama Maverick Viňales. Jadwal peluncuran motor mereka akan dilakukan pada 30 Januari nanti.

Setelah baca artikel ini, kamu kesengsem sama pembalap yang mana? Yuk, tulis di kolom komentar.

Posting Komentar

0 Komentar