Refleksi Akhir 2024 Bersama Habib Sayyidi Baraqbah di Caturharjo Sleman


Tinggal menghitung hari tahun 2024 usai. Tahun 2025 akan segera menggantikannya. Pada hari-hari terakhir di tahun ini banyak orang-orang mulai merefleksikan diri tentang apa yang sudah terjadi dalam satu tahun. Pada hari Sabtu 28 Desember masyarakat Dusun Ganjuran di Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, melaksanakan sholawat dan doa bersama menyambut tahun 2025.

foto: poster Ganjuran ber-sholawat

Acara yang digelar di Lapangan Bola Voli Ganjuran tersebut mengundang Habib Sayyidi Baraqbah sebagai penceramah. Acara itu dihadiri puluhan, bahkan mungkin ratusan, jamaah. Jamaah yang datang tidak hanya dari Dusun Ganjuran. Warga di Kalurahan Caturharjo yang mendengar adanya pengajian tersebut pun turut hadir.

foto: pengunjung yang hadir dalam pengajian bersama Habib Sayyidi Baraqbah

Rintik hujan tidak penghalangi keantusiasan jamaah untuk mendengar ceramah. Terbukti tidak ada jamaah yang beranjak kendati rintik hujan beberapa kali menyapa. Jamaah sudah melakukan persiapan dengan membawa payung dari rumah atau membeli jas hujan sekali pakai secara on the spot.

foto: jamaah yang rela kehujanan

Habib Sayyidi Baraqbah mengajak jamaah bersalawat atas Nabi Muhammad SAW. Beliau juga mengajak jamaah untuk merefleksikan beberapa hal yang terjadi di 2024 dan mengajak untuk memperbaikinya di 2025.

Ada 4 pokok bahasan dari Habib Sayyidi Baraqbah. Antara lain sebagai berikut.

  1. Nabi Muhammad juga manusia. Beliau pernah mengalami titik terendah dalam hidupnya. Namun, percaya ada pertolongan Allah yang akan datang.

  2. Jangan takut bertanya kepada seseorang yang lebih ahli dalam bidang apa pun, cari sumber terpercaya.

  3. Jangan mengkhawatirkan sesuatu terlalu berlebihan karena itu merupakan sumber penyakit.

  4. Perhatikan orang-orang di sekitarmu, beri perhatian. Apabila ia tak tampak dalam beberapa kesempatan dan waktu, maka carilah.

Jadi, sebagai manusia biasa hendaknya kita selalu bersyukur atas apa yang terjadi di hidup kita. Jika mengalami permasalahan hidup secara bertubu-tubi dalam waktu bersamaan, maka bersabarlah dan berserahlah diri kepada Sang Pemilik Hidup. Karena sesungguhnya di balik kesulitan ada kemudahan.

Jika mengalami kebingungan atas suatu permasalahan, bertanyalah kepada seseorang yang sekiranya mampu membantu menyelesaikan. Jika sakit, maka berobatlah. Sesungguhnya itu merupakan sebuah ikhtiar.

Jangan terlalu memikirkan ketakutan terhadap hari yang belum terjadi. Hakikatnya manusia, ia memang tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi satu hari atau bahkan satu detik dalam hidupnya. Bersandar dan berpasrahlah kepada Sang Maha Mengetahui.

Apabila ketakutan itu kian menyiksa, maka kembali lagi pada poin sebelumnya. Carilah orang untuk dijadikan tempat berkonsultasi. Misalnya psikolog. Para ahli bisa membantu mengarahkan bagaimana kita mengelola emosi tersebut.

Tebarkan kebaikan sebanyak-banyaknya, meskipun hanya sebuah hal kecil. Sesederhana memperhatikan tetangga sekitar atau berbagi keberkahan. Berbagi keberkahan itu dicontohkan oleh Habib Sayyidi Baraqbah dengan membagikan suguhan buah-buahan kepada jamaah.

foto: Habib Sayyidi Baraqbah mengajak berdoa

Ketika 4 poin tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, niscaya hidup akan lebih tentram dan damai. Di penghujung acara Habib Sayyidi Baraqbah mengajak jamaah berdoa agar bisa mengakhiri 2024 dengan baik serta memulai 2025 dengan jiwa yang lebih siap menghadapi segala sesuatunya.

Acara yang diinisiasi oleh jajaran takmir pengurus Mushola Hidayah Lestari dan Pamduga serta seluruh partisipasi masyarakat Dusun Ganjuran itu sukses digelar hingga akhir.

Semoga semua yang menjadi rencana kita di 2025 nanti semua bisa terlaksana. Satu demi satu.

Posting Komentar

0 Komentar